pojokindonesia.com Wednesday, 07 January 2009
Home
Newsflash
Pokok Pokok Doa Kemenangan. Doakan semua pokok-pokok doa ini dengan pengertian bahwa anda telah ditebus dengan darah Yesus dan anda membawa otoritas di dalam nama Yesus.
 
Welcome to Firman Allah yang Hidup Pojok Indonesia.com
Written by Web Master   
Wednesday, 22 October 2008

WHATS NEW TODAY

         

BREAKING NEWS  

Genocide against Christians in Orissa, India

Firman Allah yang hidup dari hamba Tuhan

Peperangan Rohani

Pertanyaan: Apa kata Alkitab mengenai peperangan rohani?

Jawaban: Ada dua kesalahan utama dalam soal peperangan rohani: penekanan yang berlebihan dan ketidakpedulian. Sebagian orang menyalahkan setiap dosa, konflik, dan persoalan pada Iblis yang perlu ditengking. Yang lainnya sama sekali tidak memperdulikan dunia rohani dan bahwa Alkitab menginstruksikan bahwa peperangan kita adalah kuasa-kuasa rohani. Kunci dari peperangan rohani yang berhasil adalah menemukan keseimbangan yang Alkitabiah. Kadang kala Yesus mengusir setan keluar dari diri orang-orang, kadang pula Dia menyembuhkan orang tanpa menyebut tentang setan. Rasul Paulus menasehatkan orang-orang Kristen untuk berperang melawan dosa di dalam diri mereka (Roma 6) dan berperang melawan si jahat (Efesus 6:10-18).

Efesus 6:10-12 mengatakan, “Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” Ayat ini mengajar kita beberapa kebenaran penting: (1) Kita hanya bisa menjadi kuat dengan kekuatan dari Tuhan, (2) Adalah perlengkapan senjata Tuhan yang melindungi kita, (3) Peperangan kita adalah melawan kuasa-kuasa kejahatan dalam dunia ini.

(1) Contoh yang bagus sekali mengenai hal ini adalah Mikhael, sang penghulu malaikat dalam Yudas ayat 9. Mikhael, kemungkinan adalah malaikat yang paling perkasa dibanding semua malaikat Tuhan lainnya, tidak menegur Iblis dengan kuasanya sendiri, namun mengatakan, “Kiranya Tuhan menghardik engkau!" Wahyu 12:7-8 mencatat bahwa pada akhir zaman Mikhael akan mengalahkan Iblis. Walaupun demikian, saat menghadapi konflik dengan Iblis, Mikhael menghardik Iblis dalam nama dan otoritas Tuhan, bukan dari dirinya sendiri. Hanya melalui hubungan kita dengan Yesus Kristus kita sebagai orang Kristen memiliki otoritas terhadap Iblis dan pengikut-pengikutnya. Hanya dalam nama Yesus kita memiliki kuasa untuk menengking Iblis.

(2) Efesus 6:13-18 memberi kita gambaran mengenai senjata rohani yang Tuhan berikan kepada kita. Kita dipanggil untuk berdiri teguh dengan (a) ikat pinggang kebenaran, (b) berbajuzirahkan keadilan, (c) Injil damai sejahtera, (d) perisai iman, (e) ketopong keselamatan, (f) pedang roh, dan (g) berdoa dalam Roh. Apa arti senjata-senjata rohani ini dalam peperangan rohani? Kita perlu menyatakan kebenaran untuk melawan tipu muslihat Iblis. Kita bisa tenang karena kita dinyatakan benar oleh karena pengorbanan Kristus bagi kita. Kita perlu memberitakan Injil betapapun besarnya hambatan yang kita alami. Kita tidak boleh goyah dalam iman kita sekeras apapun kita diserang. Pertahanan kita yang paling utama adalah jaminan bahwa kita sudah diselamatkan dan tidak ada kuasa apapun yang dapat mengambil itu dari kita. Senjata serang kita adalah Firman Tuhan, bukan pendapat atau perasaan kita sendiri. Kita perlu mengikuti teladan Yesus yang mengenali bahwa ada kemenangan rohani yang hanya dapat dicapai melalui doa.

Yesus adalah teladan utama kita dalam peperangan rohani. Perhatikan bagaimana Yesus menghadapi serangan langsung dari si Iblis. “Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti." Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu." Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!" Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus” (Matius 4:1-11). Cara terbaik melawan Iblis adalah cara yang Yesus tunjukkan pada kita, yaitu dengan mengutip Firman Tuhan karena Iblis tidak dapat menghadapi pedang Roh, Firman dari Tuhan yang hidup.

Contoh utama mengenai cara yang tidak tepat dalam menghadapi peperangan rohani adalah ke tujuh anak-anak Skewa. “Juga beberapa tukang jampi Yahudi, yang berjalan keliling di negeri itu, mencoba menyebut nama Tuhan Yesus atas mereka yang kerasukan roh jahat dengan berseru, katanya: "Aku menyumpahi kamu demi nama Yesus yang diberitakan oleh Paulus." Mereka yang melakukan hal itu ialah tujuh orang anak dari seorang imam kepala Yahudi yang bernama Skewa. Tetapi roh jahat itu menjawab: "Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?" Dan orang yang dirasuk roh jahat itu menerpa mereka dan menggagahi mereka semua dan mengalahkannya, sehingga mereka lari dari rumah orang itu dengan telanjang dan luka-luka” (Kisah 19:13-16). Apa masalahnya? Ke tujuh anak Skewa menggunakan nama Yesus. Itu tidak cukup. Ketujuh anak Skewa tidak memiliki hubungan dengan Yesus dan karena itu kata-kata mereka kosong dan tidak memiliki kuasa atau otoritas apapun. Ketujuh anak Skewa bergantung pada metodologi. Mereka tidak bergantung pada Yesus dan tidak menggunakan Firman Tuhan dalam peperangan rohani mereka. Sebagai hasilnya mereka dikalahkan secara memalukan. Mari kita belajar dari teladan buruk mereka dan melakukan peperangan rohani dengan cara yang dilukiskan oleh Alkitab.

Secara ringkas, apa kunci untuk peperangan rohani yang sukses? Pertama, kita perlu bergantung pada kuasa Tuhan, bukan kuasa kita sendiri. Kedua, kita menengking dalam nama Yesus, bukan nama kita sendiri. Ketiga, kita melindungi diri sendiri dengan seluruh senjata Allah. Keempat, kita melakukan peperangan dengan pedang Roh – Firman Tuhan. Akhirnya, kita mengingat bahwa dalam peperangan rohani melawan Iblis dan para pengikutnya, tidak setiap dosa adalah berasal dari Iblis dan perlu ditengkin. “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita” (Roma 8:37).

Diambil dari http://www.gotquestions.org/Indonesia/tentang-kami.html

John Hagee Ministries

         

Download Kotbahnya

Joel Osteen

      

Download Kotbahnya

  • Joel Osteen - Your Best Life Now - Chapters (1-12)
  • Joel Osteen - Living in A Postive Frame of Mind
  • Joel Osteen - Developing Good Habits
  • Joel osteen - Being a Person of Excellence
  • Joel Osteen - Enjoy Every Day

   

Download bible

   

Dengarkan lagu penguat iman setiap hari.

  • My Redeemer lives
  • You are my King, Amazing love
  • Potters Hands
  • Mighty To Save
  • Blessed
  • From the Inside out
  • Fire fall down
  • I Will Run to You

Question and Answer in Bible

       

Special Topic : Ajaran Sesat

  • What is Jehovah Witness ?

  1. The JW Bible a corrupt paraphrase.
  1. Mormonism Unvailed by E.D. Howe. In 1834 E.D. Howe revealed the real history behind Joseph Smith and the Book of Mormon.
  2. History and beliefs of Mormonism.Pdf  
  3. Answering mormonism. How to respond to Mormon claims using the history and facts of the Church of Jesus Christ of Later day saints.
  4. Who is The Mormon Jesus ?
  5. The Books of Abraham Papyri and Joseph smith.
  6. Is Mormonism Christian ?
  7. Is The Books of Mormon Another Testament of Jesus Christ ?
  8. Interesting quotes from Joseph Smith the Founder of Mormonism.

       

 

Last Updated ( Wednesday, 22 October 2008 )
Read more...